Pages

Selasa, 23 Oktober 2018

Anders Celsius: Pengusul Skala Celcius by Wong Comic


Judul: Seri Tokoh Dunia 79: Anders Celsius, Pengusul Skala Celsius
Cerita dan Ilustrator: Wong Comic
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun: 2012
Nah! Dulu aku suka sekali dengan buku komik Seri Tokoh Dunia terbitan Elex ini. Duluuu sekali ... aku nggak ingat tokoh mana saja yang kubaca. Hahaha. Yang pastinya adalah Mozart, karena aku punya komiknya.

Kali ini aku baca tentang Anders Celsius, pengusul skala Celsius di termometer. Di sini dijelaskan bahwa Anders Celsius berasal dari keluarga ilmuwan. Dia lahir di Uppsala, Swedia pada 27 November 1701. Anders tumbuh menjadi pemuda yang jenius dan aktif. Ia diangkat menjadi profesor di usia yang relatif muda di Universitas Uppsala pada tahun 1730.

Anders kerap kali melakukan ekspedisi ilmiah untuk membuktikan teori ilmiah yang dirumuskannya. Setelah melakukan serangkaian ekspedisi ilmuah, Anders mendirikan observatorium astronomi di Uppsala pada tahun 1741. Pada tahun 1742, Anders mengusulkan pengukuran skala temperatur yang dapat dipakai secara internasional, yang diberi nama skala Celsius.

Membaca buku ini, aku jadi kagum dengan Anders Celsius. Jenius, begitu kata buku ini. Tapi sepertinya ada yang kurang. Aku belum pernah baca riwayat Anders Celsius, ya. Dari buku ini yang pertama kali. Di dalam buku ini seolah-olah hidup Anders itu lancar-lancar saja. Jenius, melakukan ekspedisi ini itu, diangkat menjadi profesor di usia muda, hingga usulannya yang diterima baik. Apakah hidupnya benar-benar sebaik itu? Maksudku, tidak adakah hambatan tertentu yang dihadapinya, seperti, hm ... hambatan selama ekspedisi, misalnya. Atau teori-teorinya yang ditentang, misalnya. Atau, orang-orang yang membencinya. Aduh, drama banget deh gue. Hahaha. Ya ... seperti itulah pertanyaanku. Mungkin setelah ini aku harus membaca riwayat Anders Celsius yang lebih lengkap. Seri Tokoh Dunia Elex rata-rata memang seperti ini, ringan, sederhana, menghibur dan mengedukasi. Dengan target pembaca generasi muda, sepertinya bisa dipahami kenapa jalan ceritanya begitu santai dan menyenangkan tanpa banyak drama ataupun konflik. Eh, tapi nggak juga sih, ya. Buktinya kalau Mozart banyak juga drama kehidupannya. Aduh! Nggak tahu, deh. Nanti gue cari di Wikipedia. XD

Btw, kalau kamu mencari tahu tentang Anders Celsius dan kebetulan nyasar ke sini, jangan jadikan tulisan ini sebagai referensi, ya! Langsung saja ke bukunya, atau artikel ilmiah lain. XD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar